Judul diatas bukan sesuatu yang penting untuk para laki-laki. Tapi menjadi sangat penting untuk para perempuan ato yang punya judul ‘gadis’. Kenapa? Well, karena dunia pertambangan sangatlah dipenuhi dengan para pria, pria dan pria.
Sejujurnya tidak ada yang salah dengan menjadi seorang ‘gadis’ diarea pertambangan. Tidak ada ruginya, bahkan untung malahan. Menjadi seorang ‘gadis’ ditengah-tengah para pria ini kali lain adalah sebuah anugrah, karena dirimu akan menjadi primadona ditengah-tengah mereka. Menjadi pusat perhatian, pastinya.
Tapi apa iya, hanya begitu saja. Oooo…., bukan itu saja ternyata. Meski begitu, sang ‘gadis’ ini tetep harus waspada. Waspada dari mereka-mereka yang mungkin mencari kesempatan dengan kehadiran sang ‘gadis’, atau mungkin interpretasi yang berlainan dariorang yang ditemui.
Suatu saat karena roster kerja yang cukup panjang, yaitu 4 minggu on site dan 2 minggu off site, adalah wajar jika para pria ini mulai mencari-cari mainan untuk memuaskan rasa hausnya. Dan mereka pastinya tidak akan tertarik pada pria loh. Mereka justru akan tertarik pada sang ‘gadis’. Maka jika kau adalah ‘gadis’ yang karena suatu hal harus terdampar di pertambangan, berhati-hatilah. Kamu bisa jadi target kapan saja. Bukan sesuatu yang serius memang, tapi becandaan para pria ini tidak bisa dipungkiri pastinya selalu menjurus ke arah ‘sana’. Better to not react than reply their jokes. Because they’ll see you in the soup and you’ll have a pee together (you will not find this out in any dictionary, because it’s Australian slankers)
Hal lainnya, tambang erat kaitannya dengan PMA (penanaman modal asing). Dan itu juga biasanya berimbas pada kehadiran beberapa expat di tanah kita. For your information, para expat ini biasanya akan lebih sopan dalam hal ‘flirting’ dibandingkan orang kita. Tapi sekali mereka menginterpretasikan tanggapan kita, akan sulit untuk mengcounternya kedepan. Maka jika kamu adalah ‘gadis’ hati-hati dalam memberikan perhatian untuk para expat yang ada disekitarmu.
Kenapa?
Sebab mereka telah terbiasa hidup secara individual (bukan seperti kita yang sangat ramah sana sini). Mereka terbiasa melakukan sesuatu sendiri tanpa adanya perhatian dari yang lain. Jika kamu ‘gadis’ mencoba-coba untuk memberi mereka sejumput perhatian, maka bersiaplah untuk sebuah penafsiran yang bahkan tak pernah kamu sangka sedikitpun. Sebab perhatian dalam hidup mereka adalah sesuatu yang sangat langka. Sesuatu yang sangat extraordinary. Sekali kamu rutin memberi mereka perhatian, itu adalah tanda bahwa kamu ingin terlibat intens dalam kehidupannya. And it means very personal. Jka tidak siap dengan kelanjutan setelahnya, jangan pernah memberikan perhatian extra kepada para expat ini.
See….?
Jadi ‘gadis manis’ bukanlah suatu hal yang mudah dipertambangan. Perlu usaha extra untuk memprotect diri sendiri. Karena sebagai ‘gadis’ akan ada banyak mata yang memandang padamu. So, you need to be carefull, gals!
*ssst…., ini sebenernya cuma gaya baru neng dalam ber’narsis’ ria, dengan mengkambinghitamkan para pria disana, huehehehehehehek*
Agar lebih baik gadis manis di rumah aja ya..
to abdul ghafur:
hehehe,
memang seharusnya dirumah aja ya:)
Ma’ap saya bukan seorang gadis lho
.
to xxx:
xixixixi,
tapi akunya yang seorang gadis
HHmmm Neng …
Take care saja ya …
Selamat Idul Fitri
Mohon Maaf Lahir Bathin …
Salam saya
to om nh:
iya om, always sekarang.
sama2 maaf lahir batin juga ya om.
Hm…
hmm… gitu ya???
nice info.. kajian yang sangat jarang dikaji sebagai penambah wawasan..
salam kenal
to ezron:
yuks, mari mengkaji fenomena yang satu ini, halah:)
Iya.. hati-hati neng. Selamat Lebaran Ya.
to pak togar:
iya, pak.
bakalan.
sama2 selamat lebaran juga:)
Hai Neng…
Seorang Gadis memang harus berhati-hati di mana saja. Bahkan ekstrimnya, tanah apapun yang dipijak oleh seorang Gadis adalah landmine! Bahaya.. Bahaya sekali..
Apalagi di sebuah tempat di mana kaum bukan Gadis yang mendominasi. Ah.. ini sih musti kudu harus wajib menjaga diri baik-baik, ya Neng…
Tapi tapi…
Soal intepretasi itu… siapapun musti berhati-hati. Entah laki-laki, atau perempuan… Karena pikiran orang lain adalah pikiran yang terbebaskan dan kita nggak bisa mengatur apa yang ada di isi kepala mereka… Jadi, siapapun bisa salah intepretasi, Neng… Bahkan seorang Gadis sekalipun… (kayak saya contohnya, yang sering ke-GR-an nggak jelas ini.. hihihi)
to mbak lala;
hehehe, masalahnya neng juga sama tukang kegeeran nih mbak.
tapi iya ya, dimanapun kita berada ya kudu ati2.
tapi masalah interpretasi ini mank rada susyah juga ya mbak.
masalahnya kita kan aselinya niatnya tulus aja.
nah, pikiran orang ini yang susah untuk dikendalikan.
karena ya itu tadi, kita gak bisa ngatur apa yang mereka pikirkan.
intinya, waspadalah…waspadalah!
Ibarat Masuk ke Kandang Singa….tapi kalau terpaksa !!!! harus berani seperti singa Juga
To pak herman:
yah, kayanya begitu jugalah yang neng lakuin pak.
menjadi singa juga diantara para singa,
karena kalo gak bisa abis diterkam rame2:)
wedew…. semacam menakutkan, untung ndak kerja di pertambangan…
*lho…lho…lho… kayaknya yang komen salah gender ini
to ashardi:
hehehe, yang harusnya nakut2in kok malah jadi ketakutan ya:D
teman saya bilang “De, jangan nikah sama orang pertambangan, ntar di bor loe …”
*mendadak lugu*
to mbak rindu:
*mendadak diam*
ketakutan mau dibor juga
*pelan2 balik kekamar, beresin tass, sebelum di bor*
emang ada gadis manis ??
emang gula ?? kwakka..kwakak..kwkka
to okta:
ya iyyalah, masak iyya donk.
ya ada atuh gadis manis, bang.
yang gak ada kan gadis asem:)
Jadi ingat anak teman yang juga kerja di pertambangan, ibunya nyaris tiap hari selalu nelepon anaknya supaya hati-hati di tempat kerjanya
Neng, maaf lahir bathin yah.
Semoga acara Halal Bihalalnya berlangsung sukses.
to mbak indah juli:
sama2 mbak.
iyyah, semoga halal bihalalnya lancar and banyak yang dateng.
Dipertambangan ada gadisnya juga ya…
eh… baru tau…
to ummurifqi:
iya ummi.
malah ada juga geologist yang cewe.
udah ibu2 sih tapi.
project secretary disini semuanya cewe.
gadis manis seperti saya?? ^dilempar sendal mbak mataharicinta^….
kaburrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
to emy:
iya, my. emy kan manys juga:)
btw, halal bihalal dateng kan my?
biar kita bisa ketemuan.
Ck..ck..ck… Gadis Manis di sarang penambang.
kok kamu bisa nyasar dipertambangan giman sih neng.
Gpp deeng…jd gadi manis dipertambangan ato gadis Pemanis Pertambangan?
to tukang atm:
ya bisa kalee, udah gitu jalannya.
gadis manis dipertambangan, ya mau gak mau bikin pertambangan jadi manis juga.
kan ada srikandi diantara para arjuna, halah!
boleh kenalan dengan rindu nggak ya..?
to dr.budie:
langsung blogwalking aja lagi dok:)
Iya mbak, ciptaan Tuhan yang ultra aduhai cantik musti berhati-hati, apalagi di pertambangan yang sangat jarang bertemu sosok cantik.
Pengalaman saya di Kalimantan, gadis-gadis sana dijadikan semacam kawin kontrak (duh, disayangkan memang)
to nepho:
tapi alhamdulillah disini gak ada yang begitu.
mank banyak sih yang nanya2 tentang nikah siri ato kontrak.
tapi kayanya belum sampe begitu banget lah.
mungkin karena kondisi sini sama kalimantan juga berbeda kali ya.
gadis di pertambangan juga akan ditambang nanti nya oleh para pria penambang!!hehehehehe
menambang ketulusan beratap kepuasan!alah..ntah apa2, gak nyambung ya mbak!!:)
salam kenal
to oxcie:
salam kenal juga:)
hehehe, iya ya, apaan nih maksudnya?
di iyain aja kali ya.
Lucu tulisanmu, Neng! Jd kangen sama Martabe lagee…
Yang jelas…jadi cewek di pertambangan (apalagi klw msh eksplorasi) malah disayang lho sama yg laen, bahkan “dihormati” dan “dihargai”. Asli!
to mbak lena:
ember mbak.
sebenernya yang ‘menjurus’ and salah interpretasi itu gak semua kok.
cuma segelintir banget. cuma kadang annoying gitu deh.
tapi masih banyak juga yang lain yang baik2.
contohnya kaya dokter irwan:)
ntar kalo dia sempet baca komen ini pasti deh narsisnya langsung kumat lagi.
padahal neng mati-matian jaga supaya narsisnya gak muncul ke permukaan bumi martabe:)
Memang serba salah ya, ngak perhatian dibilang sombong. Perhatian dibilang naksir…
thanks
to mbak yuli:
biasa deh mbak.
ngadepin co kan kadang suka begitu.
Salam kenal kembali mbak…
Didit Fitriawan
to didit:
oh iya, sama2 juga ya:)
aku dulu kerja di pertambangan, gimana ya?
Wah, ceritanya Neng Ika juga banyak dikelilingi para lelaki bule neh…
Bisa ngiri tuh para artis/selebritis yang sibuk ngejar-ngejar bule…!!!
Syalut buat neng yang bisa jaga diri dari segala godaan syetan yang terkutuk! heheheh…
to gasgus:
hehehe…..
bener juga ya:)
gadis manisnya jadi babysitter di tambang aja…tapi babynya udah kaumisan…heehe
Halah Neng Rika yang super narsis , kalo kebiasaan kerja di Project ya pasti liat tipe2 gitu juga udah biasa hehehe..
Tinggal balik ke para ‘ GADIS ‘ masing2 lah ..
Contohnya diriku yang super confidence sampe bikin cowok pada takut
Hehe.. photo nya yang kita bernarsis ria di Susi Air udah di posting lho hehe..
Kamu mau diemailin juga ???
Kalo mau ntar aku emailin ..
Cheers, BULE Debora ( hahahaha )
Alahh biarin aja emang harus dipikir begitu ya. .
Aq ni anak cewek di pertambangan tp aq tau diri biarin aja jadi pusat perhatian. Ga takut sama sekali tuh ! Yg penting kerjaannya bagus prospeknya