something about friendship

dear friends….

give thousand chances to your enemy to become your friend, but don’t give a single  chance to your friend to become your enemy.

friendship is the golden thread that ties all heart together.

f = few

    r = relations

        i = in

           e = earth

               n = never

                    d = die

Diterbitkan di:  on Maret 30, 2008 at 1:22 pm Komentar (3)

untittled

when we feel love and kindness towards others, it not only makes others feel loved and cared for,

but it helps us also to develop inner happiness and peace.

Diterbitkan di:  on at 1:11 pm Tinggalkan sebuah Komentar

100 ways to make you smile……………..

www.FunAndFunOnly.net

 

01. Call an old friend, just to say hi.
02. Hold a door open for a stranger.
03. Invite someone to lunch.
04. Compliment someone on his or her appearance.
05. Ask a coworker for their opinion on a project.
06. Bring cookies to work.
07. Let someone cut in during rush hour traffic.
08. Leave a waitress or waiter a big tip.
09. Tell a cashier to have a nice day.
10. Call your parents.

 

www.FunAndFunOnly.net

 

11. Let someone know you miss them.
12. Treat someone to a movie.
13. Let a person know you really appreciate them.
14. Visit a retirement center.
15. Take a child to the zoo.
16. Fill up your spouse’s car with gas.
17. Surprise someone with a small gift.
18. Leave a thank-you note for the cleaning staff at work.
19. Write a letter to a distant relative.
20. Tell someone you thought about them the other day.

 

www.FunAndFunOnly.net

 

21. Put a dime in a stranger’s parking meter before the time expires.
22. Bake a cake for a neighbor.
23. Send someone flowers to where they work.
24. Invite a friend to tea.
25. Recommend a good book to someone.
26. Donate clothing to a charity.
27. Offer an elderly person a ride to where they need to go.
28. Bag your own groceries at the checkout counter.
29. Give blood.
30. Offer free baby-sitting to a friend who’s
really busy or just needs a break.

 

www.FunAndFunOnly.net

 

31. Help your neighbor rake leaves or shovel snow.
32. Offer your seat to someone when there aren’t any left.
33. Help someone with a heavy load.
34. Ask to see a store’s manager and comment on the great service.
35. Give your place in line at the grocery store
to someone who has only a few items.
36. Hug someone in your family for no reason.
37. Wave to a child in the car next to you.
38. Send a thank-you note to your doctor.
39. Repeat something nice you heard about someone else.
40. Leave a joke on someone’s answering machine.

 

www.FunAndFunOnly.net

 

41. Be a mentor or coach to someone.
42. Forgive a loan.
43. Fill up the copier machine with paper after you’re done using it.
44. Tell someone you believe in them.
45. Share your umbrella on a rainy day.
46. Welcome new neighbors with flowers or a plant.
47. Offer to watch a friend’s home while they’re away.
48. Ask someone if they need you to pick up
anything while you’re out shopping.
49. Ask a child to play a board game, and let them win.
50. Ask an elderly person to tell you about the good old days.

 

www.FunAndFunOnly.net

 

51. During bad weather, plan an indoor picnic with the family.
52. Buy someone a goldfish and bowl.
53. Compliment someone on their cooking and
politely ask for a second helping.
54. Dance with someone who hasn’t been asked.
55. Tell someone you mentioned them in your prayers.
56. Give children’s clothes to another family
when your kids outgrow them.
57. Deliver extra vegetables from your garden
to the whole neighborhood.
58. Call your spouse just to say, I love you.
59. Call someone’s attention to a rainbow or beautiful sunset.
60. Invite someone to go bowling.

 

www.FunAndFunOnly.net

 

61. Figure out someone’s half-birthday by adding 182 days,
and surprise them with a cake.
62. Ask someone about their children.
63. Tell someone which quality you like most about them.
64. Brush the snow off of the car next to yours.
65. Return your shopping cart to the front of the store.
66. Encourage someone’s dream, no matter how big or small it is.
67. Pay for a stranger’s cup of coffee without them knowing it.
68. Leave a love letter where your partner will find it.
69. Ask an older person for their advice.
70. Offer to take care of someone’s pet while they’re away.

 

www.FunAndFunOnly.net

 

71. Tell a child you’re proud of them.
72. Visit a sick person, or send them a care package.
73. Join a Big Brother or Sister program.
74. Leave a piece of candy on a coworker’s desk.
75. Bring your child to work with you for the afternoon.
76. Give someone a recording of their favorite music.
77. Email a friend some information about
a topic they are especially interested in.
78. Give someone a homemade gift.
79. Write a poem for someone.
80. Bake some cookies for your local fire or police department.

 

www.FunAndFunOnly.net

 

81. Organize a neighborhood cleanup and have a barbecue afterwards.
82. Help a child build a birdhouse or similar project.
83. Check in on an old person, just to see if they’re okay.
84. Ask for the recipe after you eat over at someone’s house.
85. Personally welcome a new employee at work
and offer to take them out for lunch.
86. While in a car, ask everyone to buckle up
because they are important to you.
87. Let someone else eat the last slice of cake or pizza.
88. Stop and buy a drink from a kid’s lemonade stand.
89. Forgive someone when they apologize.
90. Wave to someone looking for a parking space when
you’re about to leave a shopping center.

 

www.FunAndFunOnly.net

 

91. Send a copy of an old photograph to a childhood friend.
92. Leave a pint of your spouse’s favorite flavor of
ice cream in the freezer with a bow on it.
93. Do a household chore that is usually done
by someone else in the family.
94. Be especially happy for someone when
they tell you their good news.
95. Compliment a coworker on their role in a successful project.
96. Give your spouse a spontaneous back rub at the end of the day.
97. Serve someone in your family breakfast in bed.
98. Ask someone if they’ve lost weight.
99. Make a donation to a charity in someone’s honor.
100. Take a child to a ballgame.

 

www.FunAndFunOnly.net  www.FunAndFunOnly.net  www.FunAndFunOnly.net  www.FunAndFunOnly.net  www.FunAndFunOnly.net  www.FunAndFunOnly.net

 

pst: neng dapet dari milis. just wanna share with ya all:)

Diterbitkan di:  on Maret 7, 2008 at 12:39 pm Komentar (10)

a little gift from imam bonjol lt.8

3 hai yang lalu neng ngerasa nemuin barang yang berharga banget. mau tau apa? setelah hampir dua minggu neng kerja di kantor ini, baru kemarin ada seseorang yang nawarin neng sholat jamaah.

waktu itu sholat zuhur. tadinya dimusholla cuma ada neng. trus, ada satu cowok – tepatnya bapak-bapak muda kali ya. ngeliat neng masih terlongong-longong, dia langsung nawarin neng buat sholat jamaahan. mau tau yang neng rasa saat itu? doooh….., rasanya seneng…………..banget. serasa nemu durian runtuh. soalnya, neng dapat pahala 27 kali lipat kan? itu makanya neng kesenengan banget.

dari dulu neng selalu takjub ngeliat mereka-mereka yang selalu menjaga sholatnya. apalagi yang sholat itu adalah para esmud-esmud dikantoran (sebenernya semua orang juga sih). betapa kesibukan kerja gak membuat mereka lalai akan kewajiban untuk mengingat tuhannya.

itu jugalah yang ingin neng lakukan saat ini. ngejaga agar sholat neng gak pernah putus, walau dalam keadaan apapun. karena, jika seluruh alam raya aja selalu bertasbih pada sang pencipta, kenapa neng yang cuma manusia biasa ini, berani lalai mengingatNya?

(postingan ini kemaren terhapus. jadi sore ini neng buat lagi. mohon maaf buat mbak olive, karena komennya jadi keapus juga)

Diterbitkan di:  on at 11:12 am Komentar (4)

ingat-ingatlah lagi…..

dua hari yang lalu neng berangkat kerja naik angkot, dan penumpangnya baru neng dan satu orang cowok. gak lebih 200 meter ke depan ada satu anak SMU yang ikutan naik. tapi tunggu dulu, ada yang lain dari anak ini dan tentu aja gak sama kaya anak-anak yang lainnya.

neng gak tau pasti apa anak itu bener ngalamin keterbelakangan mental ato gak. tapi sejauh yang neng liat, memang mengarah kesana. baiklah, mungkin akan lebih baik kalo neng jelasin aja gimana ‘penampakan’ anak itu ya.

dia pake baju SMU yang dimata orang sangat-sangat lusuh dan kumal. banyak noda di baju  dan celananya. dia juga pake baju daleman dengan motif garis-garis putih biru. mengenakan tas sandang warna dongker yang sudah lusuh. dengan sepatu merk dallas yang warna itemnya mulai bulukan plus kaus kaki coklat di dalamnya.

dia punya rambut yang cepak, mata yang sipit dan….oh ya, ia juga sambil merokok dengan gayanya – yang buat neng sangat-sangat sengak. anak itu juga suka sekali menutup bibir bawahnya dengan bibir atasnya. dan dipertengahan jalan, neng ngeliat dia bersusah payah mengeluarkan arloji dari sakunya dan susah payah juga memakaikannya di pergelangan tangannya.

lantas, apa gunanya neng posting yang beginian?

sebenernya sederhana aja. neng bahkan hampir gak menangkap pelajaran dari anak SMU yang satu ini. tapi akhirnya neng ngeh juga. anak itu, dia, meski mengalami cacat, tapi ia tidak menyerah untuk tetap menjalani hidup. buktinya apa? buktinya, dia santai saja berada ditengah-tengah para penumpang angkot yang rata-rata adalah orang normal. dia bahkan gak ngerasa minder sedikitpun.

dan mulailah  neng melihat lagi kedalam diri neng. sudahkan selama ini neng bisa berlaku seperti itu? terus hidup dan tidak menyerah pada apapun yang mencoba merintangi sukses? sepertinya memang belum sepenuhnya.  ada masa dalam hidup, dimana neng sangat sering mengeluh tentang ketidakberdayaan neng. ada saat dimana neng sering merasa patah dan enggan untuk bangkit kembali. dan ada saat dimana neng terus menangisi diri dalam sunyi tanpa mencoba mencari solusi.

dan lagi-lagi jalanan menyadarkan neng. hidup harus terus dihadapi. sebab kita dilahirkan kedunia ini bukan hanya untuk menjadi seorang pecundang, tapi seorang pemenang. jadi….ingat-ingatlah lagi. apakah kita selalu menyerah dalam ketidakberdayaan kita? jika iya, bangkitlah. seorang anak yang cacat mental saja bisa, kenapa kita yang normal ini enggak?

sebab hidup memang harus melompat dengan memaksa diri untuk bertanggung jawab.

from neng with love……..

Diterbitkan di:  on Maret 1, 2008 at 3:24 pm Komentar (3)

kekuatan kata-kata

Mark Twain mengungkapkannya dengan sangat indah ketika
mengatakan “Udara sangat dingin, sehingga jika
termometer ini lebih panjang satu inci saja, kita pasti
akan mati membeku”

Kita memang akan mati beku dalam kata2. Yang menjadi
persoalan bukanlah suhu dingin yang ada diluar, tetapi termometer.
Yang menjadi persoalan bukanlah realitas, tetapi kata-kata yang anda ucapkan
pada diri anda mengenai realitas itu.

Saya pernah mendengar cerita yang menarik mengenai seorang
petani di Finlandia. Ketika garis batas antara Finlandia dan Rusia
sedang ditentukan, petani itu harus memutuskan apakah dia ingin
berada di Finlandia atau di Rusia. Setelah memikirkan cukup lama,
dia memutuskan untuk berada di Finlandia, tetapi dia tidak ingin melukai
perasaan pejabat Rusia. Pejabat Rusia itu datang kepadanya dan bertanya
mengapa dia ingin berada di Finlandia.
Petani itu menjawab,”Sudah merupakan kerinduanku sejak
dulu untuk tinggal ditanah tumpah darahku Rusia, tetapi pada usiaku yang
sudah lanjut seperti ini, aku tidak dapat bertahan menghadapi musim dingin di
Rusia.”

Rusia dan Finlandia hanyalah kata-kata, konsep, tetapi
tidak demikian halnya bagi manusia, tidak bagi manusia yang gila, yang
menganggap kata-kata dan konsep itu sama dengan realitas. Kita hampir tidak
pernah melihat realitas.

Suatu saat seorang guru berusaha untuk menjelaskan kepada
sekelompok orang bagaimana orang2 bereaksi terhadap kata2, menelan kata2,
hidup dalam kata2, ketimbang dalam realitas.

Salah seorang dari kelompok itu berdiri dan mengajukan
protes, dia berkata, “Saya tidak setuju dengan pendapat anda bahwa
kata2 mempunyai efek yang begitu besar terhadap diri kita.”
Guru itu berkata,” Duduklah, ANAK HARAM.”

Muka orang itu menjadi pucat karena marah dan berkata,”
Anda menyebut diri Anda sebagai orang yang sudah mengalami pencerahan,
seorang guru, seorang yang bijaksana, tetapi seharusnya Anda malu dengan diri
Anda sendiri.”

Kemudian Guru itu berkata, “Maafkan saya, saya terbawa
perasaan. Saya benar2 mohon maaf, itu benar2 di luar kesadaran saya, saya mohon
maaf.” Orang itu akhirnya menjadi tenang.

Kemudian Guru berkata lagi,”HANYA DIPERLUKAN BEBERAPA KATA
UNTUK MEMBANGKITKAN KEMARAHAN DALAM DIRI
ANDA; DAN HANYA DIPERLUKAN BEBERAPA KATA UNTUK MENENANGKAN
DIRI ANDA, BENAR BUKAN?”

Sumber: Disadur dari dari buku Awareness – Anthony deMello

Diterbitkan di:  on at 2:29 pm Komentar (3)