beautiful friendship

happiness is like perfume, you can’t pour on others without getting a few drops on yourself.

love has it’s own time, seasons and own reasons! you can’t ask it to stay, you can only embrace it as it comes and be glad that for a moment in your life it was yours!

true love doesn’t have a happy ending. that’s because true love doesn’t have an ending.

a heart truly in love never loses hope but always believes in the promise of love, no matter how long the time and how far the distance.

as long as we have memories, yesterday remains. as long as we have hope, tomorrow awaits. as long as we have friendship, each day is never a waste.

friends are like stars. you can’t always see them, but you know they are there. have great hopes and dare to go all out for them. have great dreams and dare to live them. have tremendous expectations and believe in them.

the recipe of friendship:

1 cup of sharing

2 cups of caring

1 cup of forgiveness and hugs of tenderness

mix all these together, to make friends forever………………..:)

Diterbitkan di:  on Februari 23, 2008 at 1:23 pm Komentar (11)

siapa sesungguhnya musuh utama kita?

Seorang bijak pernah berkata, musuh paling utama dari setiap orang di muka bumi ini adalah diri mereka sendiri. Sebab, hanya tiap-tiap dirilah yang paling mengetahui kelemahan dan kekuatan dari masing-masing pribadi yang dihuninya.

Namun sayangnya, seringkali diri kita lebih sering menonjolkan kelemahan yang kita punyai. Meski sesungguhnya kita memiliki banyak kelebihan yang tidak bisa dibilang remeh, tapi satu kata ‘tidak bisa’ saja mulai kita ucapkan dalam otak dan pikiran kita, maka diri pasti akan maju mundur dalam melakukan sesuatu yang hebat.

Neng punya contoh nyata untuk hal yang satu ini. Banyak sekali kesempatan yang pernah hadir dalam hidup neng, semuanya tak lepas dari bayang-bayang ketakutan yang muncul disetiap akan memulainya.

Saat akan turun ke jalanan dan bertemu para pengamen, neng maju mundur sampai hitungan bulan. Tiap hari yang berlalu dihabiskan dengan pikiran, aku bisa diterima gak ya diantara mereka?

Saat akan melamar kerja di radio, neng juga banyak mikirnya. Saking lamanya, neng itu masukin lamaran tepat dihari terakhir lamaran harus masuk. Semua karena pikiran neng yang selalu memberikan tawaran-tawaran negatif tentang hal yang akan neng alami nantinya.

Dan kemarin, neng yang baru saja berhenti dari pekerjaan neng sebelumnya dan pindah ke medan, otomatis jadi out of job lagi kan. Ditengah-tengah keadaan seperti itu, neng punya kesempatan untuk interview disalah satu perusahaan efek di medan. Tapi lagi-lagi neng mikir…………..berulang-ulang. Ikut gak ya, ikut gak ya?

Tapi akhir dari semuanya adalah well done! Meski molor sampe berbulan-bulan, neng akhirnya masuk dalam lingkaran kehidupan pengamen yang ada dijalan proklamasi.

Meski nunggu sampe hari terakhir masukin lamaran, neng akhirnya diterima juga disana.

Dan setelah mikir berkali-kali tentang kesempatan interview kemarin plus status neng sebagai pengangguran (yang sangat-sangat gak enak sekali) neng akhirnya maju juga.

Dan yang alhamdulillah banget nih ya, neng lulus pada interview tahap awal. Mulai minggu depan mulai training dan setelah itu akan ada interview tahap duanya. Dan yang paling penting, orang yang menginterview neng sangat-sangat respect.

Dari situ neng mulai ambil hikmah, bahwa segala hal ketika dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti akan menghasilkan hal yang baik juga. Wajar saja memang jika sebagai manusia kita akan atau pernah merasa takut. Tapi tetap saja, jangan sampai membiarkan ketakutan itu mengikis habis semangat juang kita dalam menghasilkan yang terbaik untuk diri sendiri minimal.

Memang benar, Cuma diri kita lah sebenarnya yang patut kita takuti dalam urusan menjegal tercapainya impian-impian besar kita. Bukan orang lain, dan bukan lingkungan kita. Jika ada orang lain yang mencemooh, atau lingkungan yang gak respect pada kita, masih bisa diatasi jika self talk dalam diri kita selalu positif dan berpikir optimis.

Namun sebaliknya, meski orang lain dan lingkungan mensupport kita untuk melakukan yang terbaik, tapi diri sendiri malah berulang-ulang kali menegaskan ketidakmampuan kita lewat self talk yang negatif, maka tetap aja, kita hanya akan menjadi pecundang yang Cuma mampu memandangi kesuksesan orang lain dari kejauhan.

Refleksi ini neng yakin masihlah terlalu kerdil untuk dikatakan sebagai refleksi sebuah jiwa. Tapi bukankah hal besar berawal dari hal-hal kecil? Lagipula, neng juga adalah seorang yang masih terus belajar. Kali ini neng mencoba belajar, bahwa pribadi kita menyimpan dua kekuatan yang harus selalu diperhatikan.

Yang pertama adalah kekuatan konstruktif, yaitu kekuatan positif dalam diri kita yang akan membantu kita untuk melakukan hal-hal terbaik dalam hidup.

Dan yang kedua adalah kekuatan destruktif, kekuatan yang biasanya selalu saja paling senang untuk muncul ke permukaan dan menakut-nakuti diri akan ketidakmampuan kita. Apapun situasinya, kedua kekuatan ini akan selalu ada dan tidak mungkin dihapuskan salah satunya.

Yang mungkin dilakukan adalah dengan selalu berdamai dengan kelemahan dan kekuatan diri, serta selalu menumbuhkan sikap yang positif untuk menghadapi apapun kesempatan yang dihadirkan oleh kehidupan di depan mata kita.

Be positif!

Diterbitkan di:  on Februari 12, 2008 at 1:46 pm Komentar (16)

remember for a while

dalam hidup kadang kita lupa, bahwa kita tak selalu harus berlari.

ada waktu untuk mengambil jeda dan menarik nafas, dan mempersiapkan langkah tegap kita untuk kembali berlari panjang.

sudahkah anda berhenti sejenak hari ini?

paling tidak, sedikit melihat kebelakang, adakah mereka yang tadinya dibelakang kita masih berada disana?

atau malah sudah tertinggal jauh karena kita yang terlalu bernafsu untuk mencapai garis finish?

beristirahatlah sebentar, dan cobalah untuk menikmati kekayaan dunia yang sebenarnya tengah tersenyum pada anda.

Diterbitkan di:  on at 1:38 pm Komentar (1)

4 rahasia kesuksesan

dalam hidup selalu ada rahasia untuk mencapai kesuksesan. salah satunya, dalam mencari pekerjaan. dizaman yang semakin payah dan ribet dalam berkompetisi untuk memiliki satu pos di satu biji perusahaan aja, susahnya minta ampun. tapi gak semuanya kesusahan itu begitu saja. selalu ada kunci untuk menaklukkannya. seperti terang yang selalu muncul setelah gelap, begitu juga dengan kesusahan dan kepayahan. dalam al-quran juga Allah udah bilang kan, inna ma’a ushri yushra.

nah, salah satu langkah aplikatifnya adalah sebagai berikut:

1. when you have time, prepare for the best. nah, masalahnya adalah, bahwa penyakit kebanyakan dari kita adalah sangat sering menunda-nunda sesuatu. jadinya, waktu yang ada sebelumnya, akhirnya lewat begitu aja. dan jadilah misalnya, maju wawancara kerja tanpa persiapan apa-apa.

2.  when you have chance, do your best. sama halnya dengan hidup yang cuma sekali, sehingga apapun yang kita lakukan haruslah yang berarti, begitu juga dengan kesempatan yang lewat di depan kita. meski sering kali kesempatan itu terlihat seperti sebuah kerja keras, namun just do the best. karena bisa saja di balik kerja keras itu terdapat banyak kemudahan setelahnya. intinya, do the best untuk semua hal yang harus kita hadapi.

3. get an inner feeling when you have done your best. selalu memberikan appreciate untuk hal-hal terbaik yang sudah kita kerjakan. karena bagaimana orang memandang kita, bermula dari cara kita memandang diri sendiri. bagaimana mungkin orang lain akan menghargai kita, jika kita saja merendahkan kualitas kita sendiri.

4. always challenge limit of your ability. yap! kita semua pasti memiliki batas kemampuan. tapi untuk survive di dunia yang keras ini kita mutlak memperbaharui diri dan kualitas kita, salah satunya adalah dengan selalu memberikan tantangan pada batas kemampuan kita. kalo andrie wongso bilangnya gini, “barang siapa yang lemah pada kehidupan, maka dunia pasti akan berlaku keras padanya. tapi barang siapa yang berlaku keras pada kehidupan, maka dunia niscaya akan berlaku lembut padanya.”

see what i mean?  so, just do the best in all of your steps, guys!

(based on antonio dio martin’s capsule on smart Fm)

Diterbitkan di:  on Februari 10, 2008 at 2:45 pm Komentar (2)

31 januari itu terlupakan

bukan kesengajaan untuk melupakan tanggal itu.
hanya saja neng memang gak tau kalo itu tanggalnya.
tapi waktu liat blog personalnya akhirnya jadi feeling guilty.
gimana enggak? semua orang yang pernah tergabung dalam organisasi yang sama pasti selalu mendapat jatah ucapan selamat milad darinya.
tapi neng malah lupa. parahnya, neng memang gak tau tanggalnya.
padahal sejak kuliah pengen nanya, tapi selalu gak jadi-jadi.

tapi biarpun udah telat, neng gak pengen ketinggalan memberinya selamat.
semoga aja adikku yang pernah dekat di kepengurusan organisasi dahulu selalu di beri kesempatan yang selalu lebih baik. semoga ia selalu diberikan kekuatan dan kematangan hidup.
semoga selalu menjadi lebih bijak dan semoga semakin disayang Allah di usianya saat ini.

be the best, coz i know you can do it!
happy birthday
met milad
selamat ulang tahun
wish all the best be with you……………

Diterbitkan di:  on Februari 7, 2008 at 1:56 pm Komentar (1)