aku

rasanya kok masih ada yang kurang ya?  tapi sesuatu itu apa? dari kemaren rasanya pikiran masih belum mau klop ama kerjaan. lagi apa sih? gundahkah ini? tapi karena apa? kangen? marah? bingung?

doh, malam taun baru kok malah berpusing ria ya? tapi beneran, ini memang beneran pusing. gak tau mau ngapain lagi. kok bisa ya kaya gini? duh, neng…………kenapa sih?

sadar, woy! sadar………….!

Diterbitkan di:  on Desember 31, 2007 at 2:08 pm Komentar (11)

try on emoticons

:) and :-P                  :( and :-(

:D and :-D                :0 and :-)

Diterbitkan di:  on at 11:38 am Komentar (4)

Seorang ibu dan anaknya di jalan raya

neng pulang dari studio jam 18.00 wib. perjalanan selama diatas bus kota memakan waktu sampe 30 menit untuk sampe rumah. hm….bekerja itu ternyata melelahkan ya, halah:)
tapi begitulah adanya. yang jelas, diatas bus kota, neng cuma terpekur melihat jalanan dan keadaan kota yang mulai berdandan diwaktu malam.
bus kota yang neng tumpangi udah sampe di simpang haru saat neng ngeliat ada seorang ibu – mungkin usianya sama dengan mama neng – yang tengah menggendong anaknya yang berusia sekitar 2-3 tahun mencoba menyebrangi jalan raya.
tadinya, gak ada yang istimewa. tatapan neng cuma singgah sebentar pada keduanya. tapi kemudian urung berpindah.

hey, ada yang menarik dari mereka. coba terus perhatikan, neng. gitu kira-kira dalam hati tadi. ibu itu gak lah tinggi-tinggi banget. mungkin sekitar 150 cm doank. pakaian yang dikenakannya juga biasa aja (kalo gak mau dikatakan usang). beliau pake celana selutut dengan baju kemeja warna gelap. sementara di tangan kirinya tergenggam sebuah ember kecil (belakangan neng baru ngeh, kalo itu ember dijadiin tempat buat naruh uang saat ngemis di jalan).

tangan kanan ibu itu menggendong anaknya. sebuah kain jarik yang juga usang membungkus tubuh anak itu yang mengenakan topi kotak-kotak gelap di kepalanya. sebuah kompeng berwarna pink menutupi mulutnya. oh ya, ibu itu juga menggenggam payung di tangan kanannya. dengan itulah ia mencoba menyetop kendaraan yang berseliweran agar memberikannya sedikit jalan lengang untuk menyebrang.

sepintas memang gak ada yang istimewa pada mereka. tapi pada detik-detik menjelang akhir tahun ini, ada peringatan telak yang seolah-olah menantang diri. sudahkah diri bersyukur selama setahun kebelakang? kalo mau membandingkan, saat ini, neng masih punya cukup uang untuk makan, untuk bayar ongkos angkot ato bus (sementara ibu dan anaknya tadi cukup berpuas diri dengan berjalan aja), untuk beli pulsa, untuk hang out bareng temen di mall, and so on.

dengan segala kemudahan yang itu, dan mulai membayangkan kehidupan ibu dan anak itu, neng mulai mikir. apa neng kuat ya, seandainya ada di posisi mereka? orang yang kata banyak seminar yang pernah neng ikuti selama masih mahasiswa adalah kaum marjinal.

ternyata bener, masih ada banyak hal dalam hidup neng yang belum neng syukuri sepenuhnya. masih sering ngeluh. sementara dijalan raya, anak usia 5-6 tahun udah harus berjuang mencari uang hanya untuk menyumpal perut mereka dengan sebungkus nasi. itupun terkadang harus bayar setoran sama mafia jalanan. terbayang, betapa seringnya neng ngeliat banyak orang tua yang diletakkan di tepi-tepi jalan meski saat itu panas sedang terik-teriknya.

ternyata refleksi itu ga perlu jauh-jauh. ada banyak hal di sekitar kita yang sebenernya bisa membuka mata ini lebar-lebar. bahwa kita masih cukup beruntung. dengan semua itu, mengapa masih juga belum memberikan yang terbaik untuk diri sendiri dan sekitar?

semua pertanyaan itu buat neng. semoga resolusi yang neng buat menyambut tahun 2008 bisa terlaksana dengan baik. ah….neng malu sama ibu dan anak itu. terimakasih udah menyentak sanubari neng yang terdalam. mungkin kalian gak akan pernah mendengar atau membaca postingan ini. tapi malam ini, kalian telah memberi satu warna baru dalam hidup seorang neng.
thank you…..

Diterbitkan di:  on Desember 27, 2007 at 12:41 pm Komentar (4)

Seorang neng dan hingar bingar cpns di sekitarnya

sekitar 2 minggu belakangan ini, kantor pos yang terletak dijalan proklamasi mendadak ramai sekali (untung aja sekarang udah sepi, ya iyalah, ujian cpns nya juga udah lewat gitu loh). pokoknya selama 2 minggu neng mondar-mandir kesana, pemandangannya selalu sama, para pencaker yang berusaha mengisi tiap formasi cpns yang ditawarkan oleh pemda dsb.

sesekali neng juga bertemu teman disana. banyak juga ya ternyata peminat cpns ini, setidaknya begitulah yang selalu terlintas di kepala neng.

“neng, ga ikutan cpns?”begitu tanya seorang kakak kelas, waktu secara kebetulan gak sengaja ketemu disalah satu sudut kantor pos yang rame itu.

“enggak.”

“kenapa?”

“ribet ngurusnya.” neng cuma ngomong pendek aja. tapi dari pandangannya, neng tau tuh  senior ngerasa aneh dengan sikap neng yang apatis.

waktu sowan ke rumah dosen neng juga gitu. beliau tanya, neng nyoba pns dimana. tapi lagi-lagi neng cuma menggeleng.

“loh, kok gak mau neng?”

“ga minat buk.”

“sayang loh.” dan lagi-lagi neng cuma ngangguk-ngangguk gak jelas.

temen-temen dikampus juga gitu. heran karena saat yang lainnya udah sibuk-sibuk ngurus cpns, neng malah dengan antengnya masih nenteng-nenteng revisi skripsi nya neng.

mamah juga sempat nanya, neng mau kemana setelah ini. sebenernya neng tau mamah juga pengin tanya kenapa neng gak mau nyoba pns. tapi neng cuma bilang ke mamah, 2 tahun ini, neng cuma mau pengin kerja di sektor swasta, 2 tahun berikutnya lanjut S2, dan setelah itu mulai merintis usaha sendiri. thanx god, mamah memang yang paling ngertiin neng:)

tapi kenapa sih neng segitu gak minatnya sama cpns?

bukan, neng bukan gak minat. cuma neng memang rada il-feel (maaf ya, temen-temen yang pns). sebenernya ini mungkin karena turunan keluarga juga kali ya(dalam keluarga besar neng, cuma 1 orang om yang jadi pns). abis itu, ditambah lagi sama pengalaman neng yang rada ga enak waktu penelitian. hhh…,makin lengkap deh.

tapi, apa iya cuma segitu doank?

hmm…coba neng pikir-pikir lagi ya. aha! pernah denger ritme kerja kaya gini gak? masuk kantor jam 9, baca koran sambil ngalor ngidul sampe jam 12, makan siang sampe jam 2, jam 3 nonton tv, dan jam 4 pulang.

sekali lagi, neng mohon maaf ya. neng gak bilang semuanya. cuma pns yang kebetulan beraksi di depan neng ya, yang kaya gitu itu. kenapa neng segitu gak maunya ikut cpns, karena neng tau banget sama diri neng. neng bukan orang yang bisa duduk tenang seharian. neng juga rada takut liat duit-duit gak jelas berseliweran di depan mata, dan yang paling neng takutin, akibatnya sama mental neng. neng takut pada akhirnya mental neng cuma jadi pembebek doank.

kok….??!!

Rhenald Kasali yang pakar manajemen itu pernah bilang dalam bukunya yang berjudul Re-code your change DNA, tadinya mereka berasumsi bahwa orang-orang yang duduk di instansi pemerintahan itu cuma mereka-mereka yang IPK nya di bawah 3, mereka yang gak kreatif sewaktu jadi mahasiswa, dsb.

tapi setelah diteliti, asumsi itu berbanding terbalik ternyata. mereka yang duduk disana ternyata adalah orang-orang yang rata-rata cemerlang semasa mahasiswanya dengan IPK diatas 3.

pertanyaannya adalah; kenapa semuanya menjadi orang-orang biasa lagi setelah jadi pns? dimana salahnya? ternyata sistemlah yang membuat mereka jadi kaya gitu. sementara untuk melawab arus tentu saja diperlukan tenaga yang lebih ekstra. hingga akhirnya, orang-orang hebat itu pun hanya bisa menyerah pada sistem untuk mencari aman.

neng cuma gak mau neng jadi seperti itu.

aduh, sekali lagi neng cuma bahas ini untuk diri neng sendiri ya. neng cuma lagi pengin curhat sendiri. kalo yang lain mau baca, silahkan aja.  neng cuma sedang berusaha menjelaskan kenapa neng ga mau memilih cpns. walau buat orang lain, mungkin itu adalah pilihan yang terbaik.

akhirnya, hingar bingar cpns pun selesai. tinggal nunggu 10 desember buat tau hasilnya. semoga aja, temen-temen neng yang ikut tes cpns bisa lulus.

than, what are you going to do, neng? udah cukup kan koar-koarnya buat gak milih pns? sekarang neng mau ngapain? nganggur?

ihh…, gak donk. neng kan udah punya 8 mimpi. itu juga sedang di jalani kok sekarang. Ya Allah…., moga neng terus diberikan kekuatan. amin…..!

Diterbitkan di:  on Desember 4, 2007 at 4:18 am Komentar (20)

What will you do if you never afraid?

sadar gak sadar, suka gak suka, selama ini kita telah sering kali terjebak pada pemikiran kita sendiri. tapi ada apa dengan pemikiran kita? bukankah seharusnya sebagai bagian dari tubuh, pikiran harusnya tunduk pada kita?

itu memang bener. namun masalahnya adalah sepositif apa sih pikiran-pikiran yang di produksi oleh otak kita? hari ini, sering kali kita mendengar banyak orang yang merasa sungkan untuk melakukan sesuatu. alasannya ternyata sederhana saja. kita takut!

maka, cobalah bertanya lagi pada diri sendiri. apa yang akan kita lakukan jika kita tidak pernah memasukkan kosa kata takut dalam keseharian kita. mungkin saja kan hal-hal yang selama ini cuma mengendap dalam alam bawah sadar kita akan memberontak keluar meminta segera diterjemahkan menjadi sebuah aksi.

cobalah bertanya lagi; “apa yang akan kamu lakukan jika kamu tidak pernah merasa takut?”

silahkan mencari jawabannya sendiri, dan lihatlah seberapa besar keberanian anda untuk mencetak sejarah.

dan saya….?

ah.., rasanya saya ingin sekali berjalan-jalan keluar mencari angin. sebab, kepala saya sudah sangat penuh dengan hal-hal yang ingin sekali saya lakukan.

Diterbitkan di:  on at 3:53 am Komentar (2)

8 dreams of mine

tahun 2008 ntar lagi menjelang. kira-kira mau buat apa ya? kebetulan juga dikasih PR sama kang almas buat ngerancang resolusi baru. setelah dipikir-pikir, neng pikir ini dia resolusi neng buat menyambut 2008 yang bakalan segera nongol.  lets check it out!

1. harus lulus training selama 3 bulan sebagai penyiar di radio pronews FM. dengan catatan; neng juga mesti nyari kerjaan lainnya buat nambah pengalaman dan duit neng, hehehhe….

2. selesaikan script novel sama buku non-fiksi yang udah dibuat sejak tahun 2007 ini! kasihan scriptnya, udah ditidurkan selama berbulan-bulan.

3. rumah singgah buat pengamen dan anak jalanan binaan neng mesti udah established 2008 kedepan. soalnya petugas Pol PP makin galak aja belakangan ini.

4.  tahun 2008 tahun belajar bahasa. mantepin lagi bahasa inggris neng yang sempat lenyap selama 4 tahun. next, tambah lagi kursus bahasa mandarinnya.

5. mesti konsisten buat nyisihin sabtu minggu untuk anak-anak yang kurang beruntung. daru dulu neng pengin banget jadi story teller. so, neng memutuskan buat jadi relawan di panti asuhan khusus anak-anak mentawai. (ternyata status single ada untungnya juga ya:) jadi ga perlu ribet berantem sama pasangan gara-gara waktu liburnya kepake, hihihi)

6. neng pengin beli handycam baru. ini mimpi apa cuma keinginan doank ya??!

7. neng pengin menjelajah keliling sumatra barat dan buat catatan perjalanan dari situ. ini buat catatan peninggalan untuk anak cucu neng, halah! sekalian, siapa tau bisa dijadikan buku. ya kan…?!

8. neng pengin jadi orang yang bermanfaat buat orang lain sepanjang tahun ini dan pastinya, mesti lebih better dari tahun sebelumnya(biar deh, mau dikatain absurd juga, whatever)

these are my dreams for facing 2008 ahead. moga bisa tercapai. ah, mimpi-mimpi itu kan memang harus dituliskan. supaya kita tetep inget sama tujuan kita. kang almas, PR neng selesai ya:)

Diterbitkan di:  on Desember 2, 2007 at 12:40 pm Komentar (12)

Me and Pronews FM

tanggal 30 kemaren, neng nganterin surat lamaran ke radio pronews FM. sebenernya iklannya udah sejak sebulan yang lalu. cuma neng aja yang masih ragu and takut, biasa lah fresh graduate gitu loh, halah! untung aja, akhirnya neng jadi juga ngantar tuh surat. soalnya itu benar-benar yang terakhir. tadinya neng kira bakalan sebentar aja. sekedar ngasi surat lamaran doank. tapi weits…tunggu dulu!

“tunggu bentar ya mbak. kita langsung interview.” kata mbak yang nerima neng tadi.

“lah, langsung ya? ga senin aja?” hehe, neng malah nawar.

“ga bisa, mbak. ini hari terakhir. ya udah, tunggu sebentar ya,mbak.”

“gitu ya?” masih bengong. ah ya udah deh, go ahead aja.

akhirnya giliran neng. di ruangan ada 3 cewek cantik yang jadi interviewernya. abis basa-basi sebentar.

“silahkan duduk. sekarang tolong perkenalkan diri dalam bahasa inggris ya.” haduh, moga-moga neng ga belibet ni ngomongnya. jarang kepake sih, ni bahasa. hehe, alibi doank sebenernya:)

singkatnya, neng ngomong juga. tapi mbaknya masih belum puas juga. dia nyuruh neng memperkenalkan diri lagi dalam bahasa arab;lantaran di cv neng bilang bisa bahasa arab. ah, ini mah udah dilidah, wong diomongin tiap hari juga. abis neng introduce in arabic, malah interviewernya yang bengong. hehehe, mereka ga tau apa artinya. padahal kan, neng cuma ngulang-ngulang aja perkenalan dalam bahasa inggris tadi.

next, ditanya seputar pertanyaan-pertanyaan standar lah. abis itu baru neng disuruh baca daftar nama penyanyi dan judul lagu. ribet sih, soalnya neng kan jarang ngapalin nama penyanyi-penyanyi luar sono. abis itu, lanjut baca contoh berita. yah, lumayan well done lah:)

“oke, kita ketemu jam 3 ya?” hah…? neng masih ga ngeh nih.

“iya, anda lulus interview dan akan ditraining.”

“what?! haduh, thanx ya. mbak!”

asyik, akhirnya untuk waktu dekat ini neng gak nganggur lagi. sebulan gak ada kerjaan aja rasanya udah mual banget. alhamdulillah Allah ngasih jalan juga pada akhirnya. semoga setelah ini akan lebih dimudahkan lagi.

jam 3 itu ternyata penjadwalan waktu training sekalian kenalan sama semua manajemen pronews FM ‘n semua penyiar ‘n reporter trainee lainnya. lucu, seru, ‘n juga pastinya menyenangkan. serasa punya keluarga baru, euy!

however, pronews has become a part of my life, now. than, just do the best to be the best of me! (belibet lagi kan!)

Diterbitkan di:  on at 12:27 pm Komentar (2)

More…


At any stage of your life
When you are walking around
Lost and solitary
Talking to your self
Chaos and confusion reigning supreme
With thoughts of only me and mine
That beautiful lady & that gorgeous wine
Erupting volcanoes inside you
Clinching fists
Tears rolling down your cheeks
About to be submerged
In this ruthless world
You do not care
But …… Just then,
A palm comes between the tear and the force of
gravitation
With a soft pat on your back
Not with apathy and compulsion
But with love and care
And a desire to share
You look back
Digging deep into that face
With your tearful eyes …
A flash of smile
You hold hands , fingers cross
A shoulder to lean on
You cry , cry and cry
With a sigh of relief
Wow ! instead of just a friend -

” I am having a friend”
.

Diterbitkan di:  on Desember 1, 2007 at 5:41 am Komentar (5)

Just Friend and Best Friend

 Just Friends and Best Friends 


A Just Friend says..hi,..hello, ..bye,… and walks away…
A Best friend always stop by your side & asks how r u doing ??


A Just Friend has never seen you cry.
A Best friend has shoulders soggy from your tears.


A Just Friend thinks the friendship is over, when you have an argument.
A Best friend knows that it’s not a friendship, until after you’ve had a fight.


A Just Friend hates it when you call, after he has gone to bed.
A Best friend asks you…. why you took so long to call.


A Just Friend, when visiting, acts like a guest.
A Best friend opens your refrigerator and helps himself.


A Just Friend jealous about your romantic history.
A Best friend wonders of your love story…..

A Just Friend expects you to be always there for any help.
A Best friend is always there, wherever you require any help.

A Just Friend doesn’t have time in his/her busy schedule,
A Best friend always have time for you in his/her busy schedules… .


A Just Friend phones you whenever he/she has some work,
A Best friend calls you often just to hear your voice…..

 
A Just Friend doesnt have anything to talk to you on phone,
A Best friend doesnt know…what all to finish……..so, have you found the best one, dude?

Diterbitkan di:  on at 4:40 am Komentar (3)